Siap Sangi Motor Jepang

Siapa yang tak kenal motor asal India, Bajaj? Bajaj kendaraan roda tiga yang mempunyai khas berwarna oranye ini, sudah lebih dari 30 tahun lalu-lalang di jalan-jalan di Jakarta. Bajaj, sejatinya merupakan nama salah satu produsen otomotif terbesar di India saat ini. Bajaj diproduksi Bajaj Auto Limited (Bajaj).

Selain Bajaj, mereka juga memper-kenalkan tipe skuter atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Vespa pada tahun 1970-an dan sempat menjadi tren dan digandrungi konsumen di Indonesia.

Setelah lebih dari 30 tahun cuma didatangkan oleh importir umum, kini Bajaj benar-benar masuk dan serius menggarap pasar Indonesia. Sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di India, Bajaj ingin mengembalikan kejayaannya.

Pihaknya mulai berbenah. Tim Riset & Pengembangan Bajaj mulai bekerja membuat produk-produk motor tipe sport dengan teknologi yang dinilai lebih baik dari produk yang ada pada saat itu.

Ketika itu, pasar India sedang gandrung dengan tipe motor sport kelas 100 sampai 125 cc. Tahun 2000-an, muncullah sepeda motor sport Bajaj dengan kapasitas mesin 150 cc dengan nama Pulsar.

Sukses di India membuat Bajaj mulai berani ke luar kandang. Karena dianggap punya karakteristik pasar yang mirip dengan India, Indonesia pun menjadi salah satu target pasar. Terlebih lagi, Indonesia juga tercatat sebagai pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia di bawah Cina dan India.

Masuknya Bajaj ke pasar Indonesia ditandai dengan peluncuran Bajaj Pulsar DTS-i (Digital Twin Spark Ignition), motor sport dengan kapasitas mesin 180 cc disusul dengan peluncuran Pulsar DTS-i 200cc dan Pulsar XCD DTS-Si 125cc.

Dipilihnya Pulsar DTS-i menjadi pro-duk pertama yang dipasarkan di Indone-sia tak semata karena produk ini sukses di India. Meski tergolong sangat kecil, Ba-jaj melihat bahwa segmen pasar sepeda motor sport di Indonesia cenderung sangat stabil dan jumlah produk yang bersaing di kategori ini juga relatif lebih sedikit daripada segmen sepeda motor bebek yang merajai pasar Indonesia.

Sementara itu, dari sisi produk, Bajaj menawarkan produk dengan teknologi yang belum pernah ada di Indonesia, yaitu sepeda motor dengan teknologi dua busi. Teknologi ini ditujukan untuk menyempurnakan pembakaran bahan bakar di ruang mesin, sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit atau tenaga yang dihasilkan lebih besar ketimbang sepeda motor lain dengan jumlah bahan bakar yang sama. Berdasarkan pengalaman konsumen di India, konsumsi bahan bakar Pulsar DTS-i mampu mencapai 1:45-50 km. Dengan cc besar, Bajaj diklaim lebih irit dari tipe sport lainnya. Yogo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: